Perang-perangan tampil sehari sebelum festival dibuka
Panduan terkait: Festival Budaya Lembah Baliem 2027
Wim Lukatok adalah perang-perangan yang menghidupkan kembali peperangan antarsuku di Lembah Baliem. Pada 2026 atraksi ini justru tidak masuk hari festival, tetapi menutup pra-festival di Wamena pada sore 6 Agustus, sehari sebelum festival dibuka.
Dunia luar baru melihat lembah ini pada 1938, ketika ekspedisi Richard Archbold menemukannya dari udara. Wamena, ibu kota Kabupaten Jayawijaya, terletak di tepi Sungai Baliem, dan kebanyakan pengunjung keluar-masuk lewat penerbangan dari Jayapura.
Festival 2026 adalah penyelenggaraan ke-34. Halaman acara situs pariwisata resmi Indonesia menonjolkan warisan suku Hubula, dengan tarian tradisional, bakar batu, lomba babi, serta permainan pemuda seperti sikoko dan puradan.
Bakar batu adalah tradisi masak bersama masyarakat pegunungan dengan batu yang dipanaskan. Pra-festival menjadwalkannya menjelang siang, setelah Khe Yugu Wolok, arak-arakan pernikahan Hubula ketika rombongan pengantin pria berjalan ke honai pengantin perempuan.
Acara terakhir festival adalah karnaval budaya Nusantara, yang menampilkan kolaborasi dengan penari dari Papua Nugini.
Panduan lengkap festival ini
Festival Budaya Lembah Baliem 2027: tanggal belum diumumkan (setiap Agustus), perang-perangan dan bakar batu di Wamena
Panduan lengkap: tanggal, transportasi, dan yang bisa dipesan →



