Jepang · Nagasaki Kunchi
Nagasaki Kunchi 2027: 7–9 Oktober di Kuil Suwa dan panggung kota, tarian naga dan perahu kawabune
Sekilas
- Tanggal
- Berikutnya: 7–9 Okt 2027
- Lokasi
- Lapangan tari Kuil Suwa dan lokasi lain di pusat Nagasaki
- Cara ke sana
- Naik trem dari Stasiun Nagasaki ke kawasan Kuil Suwa
- Biaya
- Kursi Chuo Koen ¥4.500, ¥6.500, atau ¥7.000 (2026)
- Batasan
- Kursi harus dibeli di tiap lokasi; tidak ada loket gabungan
Edisi 2026 sudah berlangsung
Tanggal terakhir dicek: 14 Okt 2026
Tentang festival

Naga di sepuluh galah mengejar bola emas
Tosen Matsuri dari Motofuna-machi menghidupkan kembali perdagangan di masa isolasi: anak-anak berkostum Tiongkok menari diiringi musik bergaya Tiongkok, menyalakan petasan, lalu menarik kapal Tiongkok sepanjang sekitar 6 meter di jalanan. Motofuna-machi adalah salah satu dari enam kampung penari yang mendapat giliran pada Kunchi 2026. Menurut situs resmi festival, Kunchi bermula pada 1634 saat dua perempuan penghibur mempersembahkan lagu noh Komai di Kuil Suwa, dan pertunjukannya ditetapkan sebagai Properti Budaya Rakyat Takbenda Penting pada 1979.
Tarian-tarian ini lahir dari sejarah Nagasaki sebagai kota pelabuhan. Sepanjang lebih dari dua abad masa isolasi, Nagasaki menjadi satu-satunya pelabuhan Jepang untuk berdagang dengan dunia luar; pedagang Belanda ditempatkan di Dejima dan pedagang Tiongkok di Tojin Yashiki. Warga Tiongkok mengajarkan tarian naga (ja-odori) kepada penduduk setempat; sepuluh penari dengan tongkat membuat naga panjang mengejar mutiara emas.
Pertunjukannya disebut hono-odori dan dibawakan bergiliran oleh kampung penari (odori-cho), masing-masing hanya sekali tiap tujuh tahun. Selain tarian naga, ada kawabune yang memutar satu perahu kayu utuh di lapangan, dan Kokkodesho dari Uwa-machi, saat kereta genderang dilempar ke udara bersama orang di atasnya lalu ditangkap lagi.
Pemesanan
Saat ini belum ada tiket atau transportasi yang bisa dipesan untuk halaman ini.
Detail
Tidak ada loket tunggal: Kuil Suwa, Kuil Yasaka, Otabisho, dan Taman Pusat menjual kursinya masing-masing pada tanggal berbeda. Sebelum membeli, cek dulu kampung mana yang tampil membawakan pertunjukan yang ingin kamu lihat tahun itu.
Tanggal dan jadwal harian
Kunchi adalah festival musim gugur Kuil Suwa dan berlangsung tiga hari berturut-turut.
Acaranya tidak sama tiap hari: kampung tampil bergiliran pada jam berbeda. Kalau kamu hanya bisa datang sehari, cek jadwal tahun itu dan pilih hari dengan pertunjukan yang paling ingin kamu lihat.
Lokasi dan cara ke sana
Lokasi utamanya lapangan tari Kuil Suwa, ditambah Otabisho, Kuil Yasaka, dan tribun Chuo Koen. Tarian bergiliran di antara tempat-tempat itu, tidak di satu tempat saja.
Cara ke sana: naik trem dari Stasiun Nagasaki ke kawasan Kuil Suwa.
Karena pertunjukan tersebar di beberapa lokasi, mencocokkan lokasi dan jam tahun itu sebelumnya jauh lebih mudah daripada mengejar pertunjukan setelah tiba.
Tangga, tanjakan, dan keramaian
Tangga batu panjang menuju Kuil Suwa, kota yang penuh tanjakan, dan penutup yang selalu padat membuat menonton sambil berdiri cukup berat. Untuk orang tua atau yang membawa kereta dorong, kursi di salah satu lokasi jauh lebih nyaman daripada berdiri di tangga atau di tengah kerumunan.
Susun pertunjukan dulu, baru rutenya
Berangkat dari Stasiun Nagasaki dan menuju kawasan Kuil Suwa lebih dulu adalah rute paling langsung.
Nagasaki dibangun di perbukitan, jadi berpindah antarlokasi sering berarti naik-turun tanjakan. Urutkan dulu pertunjukan yang ingin kamu tonton, lalu sisihkan waktu untuk berpindah.
Menginap: dekat Stasiun Nagasaki atau jalur trem
Menginap di dekat Stasiun Nagasaki atau di sepanjang jalur trem kota memudahkan ke Kuil Suwa dan lokasi lain.
Nagasaki dibangun di lereng bukit, jadi menginap di jalur trem langsung berarti lebih sedikit menanjak dan mudah pulang setelah pertunjukan sore.
Kamar dan transportasi lebih ketat selama festival, jadi makin awal memesan, makin banyak pilihan.
Biaya dan harga kursi
Biaya utamamu tergantung apakah kamu membeli kursi. Pada 2026 tribun Chuo Koen memasang harga ¥7.000 untuk kursi tepi arena, ¥6.500 untuk kursi S, dan ¥4.500 untuk kursi A, sementara Kuil Suwa menjual tiket berdiri pada hari H seharga ¥1.500.
Tribun Chuo Koen tidak mengembalikan uang bila kamu batal sendiri, jadi pastikan jadwalmu sebelum membeli.
Cara tiap lokasi menjual kursi
Tidak ada loket tunggal: tiap lokasi menjual kursinya dan mengurus pengembalian dananya sendiri. Begini aturannya pada 2026.
Kuil Suwa (komite kursi lapangan tari): dijual mulai pukul 07.00 pada 7 Juni di kantor komite, lalu mulai 10 Juni lewat Ticket Pia dan telepon, juga di 7-Eleven. Kursi gratis di tangga Nagasaka perlu pendaftaran dan undian.
Kuil Yasaka: pesan daring mulai 10 Juni, telepon pada hari kerja mulai 18 Juni. Otabisho: hanya lewat telepon, mulai 13 Juli. Tribun Chuo Koen (Asosiasi Promosi Seni Pertunjukan Tradisional Nagasaki): mulai pukul 10.00 pada 3 Agustus lewat Ticket Pia dan 7-Eleven, tanpa penjualan telepon.
Pertunjukan khas
Tiap kampung menganggap tahun gilirannya sebagai peristiwa besar dan bersiap sungguh-sungguh.
Pertunjukan paling terkenal adalah tarian naga (ja-odori), yang antara lain dibawakan Chikugo-machi. Ada juga kawabune, satu perahu kayu utuh yang diputar di lapangan, dan Kokkodesho dari Uwa-machi, saat kereta genderang dilempar ke udara bersama orang di atasnya lalu ditangkap lagi.
Saat memotret, jangan menghalangi lorong dan jalur para penampil.
Asal-usul tarian naga
Tarian naga lahir dari sejarah Nagasaki sebagai kota pelabuhan. Selama lebih dari dua abad di zaman Edo, Jepang berdagang dengan luar negeri hanya lewat Nagasaki: orang Belanda tinggal di Dejima dan pedagang Tiongkok di Tojin Yashiki.
Warga Tiongkok mengajarkan tarian naga kepada penduduk setempat, dan pengaruh asing itu masih terlihat dalam gerakannya. Situs Dejima dan Tojin Yashiki ada di dalam kota dan bisa digabung dalam perjalanan yang sama.
Bedanya Kunchi dengan festival lain
Bedanya yang utama adalah asal pertunjukannya: tarian naga dan Tosen Matsuri langsung bersumber dari hubungan Nagasaki dengan Tiongkok dan Belanda di masa isolasi, hal yang jarang ada di festival musim gugur lain di Jepang.
Beda lainnya adalah sistem giliran. Pertunjukan sebuah kampung baru kembali setelah beberapa tahun, jadi kalau ingin melihat pertunjukan tertentu, cek kampung mana yang tampil tahun itu. Di situs resmi, misalnya, Chikugo-machi dan Suwa-machi sama-sama membawakan tarian naga, sedangkan Aburaya-machi dan Enokizu-machi membawakan kawabune.
Perlu diketahui
- Lokasi
- Lokasinya antara lain lapangan tari Kuil Suwa, Otabisho, Kuil Yasaka, dan tribun Chuo Koen, dengan tarian bergiliran di antara tempat-tempat itu.
- Transportasi
- Kamu bisa naik trem dari Stasiun Nagasaki menuju kawasan Kuil Suwa.
- Giliran tampil
- Pertunjukan yang disebut hono-odori dibawakan bergiliran oleh kampung penari (odori-cho), masing-masing sekali tiap tujuh tahun. Pada 2026 ada enam kampung yang tampil.
- Pertunjukan utama
- Pertunjukan khasnya antara lain tarian naga (ja-odori), kawabune yang memutar satu perahu kayu utuh, dan Kokkodesho dari Uwa-machi, saat kereta genderang dilempar ke udara bersama orang di atasnya.
- Tiket
- Tiap lokasi menjual kursinya sendiri; pada 2026 penjualan dibuka bertahap dari Juni hingga Agustus.
Tanya Jawab
5
Di mana Nagasaki Kunchi digelar?
Lokasi utama adalah lapangan tari Kuil Suwa, ditambah Otabisho, Kuil Yasaka, dan tribun Chuo Koen. Trem berangkat dari Stasiun Nagasaki ke kawasan Kuil Suwa.
Di mana membeli kursi?
Tiap lokasi menjual sendiri. Pada 2026, Kuil Suwa menjual kursi tribun mulai 7 Juni di kantor komite dan mulai 10 Juni lewat Ticket Pia, telepon, serta 7-Eleven. Kuil Yasaka menerima pesanan daring mulai 10 Juni, Otabisho pesanan telepon mulai 13 Juli, dan tribun Chuo Koen dijual lewat Ticket Pia serta 7-Eleven mulai 3 Agustus seharga ¥4.500–7.000, tanpa pengembalian dana bila batal sendiri. Kursi gratis di tangga Nagasaka Kuil Suwa perlu pendaftaran dan undian.
Apa saja pertunjukan utamanya?
Pertunjukan disebut hono-odori dan dibawakan bergiliran oleh kampung penari. Pertunjukan utamanya tarian naga; selain itu ada kawabune yang memutar satu perahu kayu utuh, dan Kokkodesho, saat kereta genderang dilempar ke udara bersama orang di atasnya.
Apa kisah di balik tarian naga?
Pada zaman Edo Jepang menutup diri, dan Nagasaki satu-satunya pelabuhan yang terbuka bagi kapal Belanda dan Tiongkok. Warga Tiongkok mengajarkan tarian naga kepada penduduk setempat, dan pengaruh asing itu masih terlihat dalam gerakannya.
Bisakah menonton tanpa tiket kursi?
Bisa. Kuil Suwa menjual tiket berdiri pada hari H seharga ¥1.500 per orang, dan tangga Nagasaka di depan lapangan tari punya kursi gratis yang dibagikan lewat undian sebelumnya. Tangga batu panjang di depan kuil padat, jadi naiklah pelan-pelan.
Baca selanjutnya